Polemik Limbah Tambang, PT GLI Memohon Pemda Fasilitasi Mediasi Dengan Warga

ndablek.com – Pemerintah Kabupaten Pacitan memanggil manajemen PT. Gemilang Limpah Internusa (GLI) ke Pendopo Kabupaten setelah dua pekan surat peringatan dari Bupati Indrata Nur Bayuaji.

Dalam pertemuan di ruang Sekretaris Daerah (Sekda) Heru Wiwoho, empat pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menanyakan progres perbaikan atas kerusakan lahan akibat aktivitas penambangan PT GLI di Kecamatan Tulakan.

Read More

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pacitan, Cicik Raudlatul Jannah, menyatakan, “Kami menanyakan upaya apa yang dilakukan setelah dua minggu menerima surat peringatan dari bupati.”,Pemkab menekankan agar PT GLI melakukan upaya pemenuhan tuntutan warga terdampak dan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa Cokrokembang.

Sementara Legal Officer (LO) PT GLI, Badrul Amali, mengklaim telah memenuhi tuntutan warga Cokrokembang. Badrul menyebut, “Kita fokus penanganan limbah, endapan tambang dimasukkan kembali ke dalam terowongan yang sudah tidak aktif.” PT GLI juga meminta memfasilitasi pertemuan dengan warga terdampak dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) untuk membicarakan kompensasi.

Pemkab Pacitan menunggu rekomendasi dari Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Pemerintah daerah berharap PT GLI dapat memenuhi tuntutan warga dan bekerja sama dengan instansi terkait untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Related posts