Penertiban Reklame dan APK Ilegal oleh Satpol PP Pacitan Menjelang Pemantauan Adipura 2024

ndablek.com – Masa kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 di Pacitan banyak dijumpai alat peraga kampanye (APK) yang tidak taat aturan. Selasa(30/1) puluhan reklame diturunkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Dalam aksinya, Satpol PP berhasil menurunkan lebih dari 30 APK dan reklame yang melanggar aturan, terutama di jalanan strategis seperti jalan Ahmad Yani dan Jalan Jenderal Sudirman.

Kepala Satpol PP Pacitan, Ardyan Wahyudi, menyatakan bahwa tindakan penertiban dilakukan berdasarkan pelanggaran terhadap Peraturan Daerah (Perda) 4/2018 tentang penyelenggaraan reklame. Ardyan menegaskan bahwa penertiban difokuskan pada dua lokasi tersebut karena akan menjadi penilaian Adipura tahun 2024, upaya untuk menciptakan tata kota yang bersih, indah, dan nyaman.

Read More

“Kami turunkan kurang lebih 32 APK dan reklame yang melanggar peraturan. Ini demi menjaga keindahan kota dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi,” ujar Ardyan.

Ardyan juga mengakui bahwa penertiban tidak hanya terbatas pada reklame, melainkan juga melibatkan APK yang rusak. Ia menyampaikan kekhawatirannya terhadap potensi bahaya jika APK rusak terhempas angin kencang dan mengancam keselamatan pengendara. Ardyan menegaskan bahwa tindakan ini dilakukan tanpa pandang bulu untuk mencegah kemungkinan kecelakaan lalu lintas.

Selain itu, keberadaan reklame bodong dan APK rusak juga dapat mengancam predikat kota Pacitan sebagai kota Adipura ke-16 kalinya dalam kategori kota kecil. Dengan pemantauan penilaian Adipura oleh tim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada 29-31 Januari, Satpol PP berharap agar partai politik (parpol) dan calon legislatif (caleg) mematuhi regulasi yang berlaku, tidak memasang di sembarang tempat, dan bersedia ditertibkan.

“Semoga tindakan ini menciptakan kesadaran di kalangan masyarakat dan pelaku usaha reklame untuk patuh terhadap regulasi demi menjaga keindahan serta keamanan kota Pacitan,” imbuh Ardyan Wahyudi.

Related posts